Istilah-Istilah Penting yang Harus Diketahui dalam Bisnis Online


BISNIS atau jual-beli online kini makin berkembang. Bisa dilakoni semua orang asal punya perangkat gadget/komputer dan jaringan internet. Marketplace adalah salah satu tempat jual beli online di media sosial. Nah seiring ramainya bisnis online ini, banyak pula ditemukan istilah yang dipakai para pelakunya. Berikut di antaranya yang harus diketahui bagi Anda pelaku bisnis online:


1. COD

COD merupakan singkatan dari cash on delivery. Awalnya, COD adalah transaksi yang mengharuskan pertemuan antara pembeli dan penjual di tempat dan waktu yang sudah disepakati. 

Dalam konteks jual beli online di marketplace, COD artinya tak lagi hanya berupa pertemuan langsung antara penjual dan pembeli. 

COD adalah metode pembayaran yang dilakukan secara langsung di tempat setelah pesanan dari kurir diterima oleh Pembeli. Dengan kata lain, COD artinya pilihan metode pembayaran yang mana penjual diwakili oleh kurir ekspedisi.

Arti lainnya adalah "Bayar di Tempat". 


2. Pre order (PO) 

Pre order atau PO adalah istilah ketika pembeli online harus menunggu barang siap dikirim dalam beberapa hari. Dalam marketplace, pembeli akan membayar terlebih dahulu. Barang baru akan dikirim setelah siap, biasanya maksimal PO adalah tujuh hari. PO diterapkan untuk produk yang  dibuat sesuai dengan permintaan pembeli. 

3. Testi 

Testi merupakan kependekan dari testimoni, yakni respon kepuasan dari pembeli mengenai produk atau jasa yang ditawarkan oleh penjual.

4. Ready stock 

Ready stock adalah istilah penjual untuk meyakinkan pembeli bahwa stok barang atau produk tersebut dalam keadaan mencukupi.

5. DM atau PM 

DM (Direct Message-pesan langsung) adalah percakapan (chat) pribadi antara penjual dan pembeli,  mengenai produk yang akan dijual dan dibeli. DM juga biasa dikenal dengan PM (Private Message -pesan pribadi). Lewat PM atau DM, pembeli bebas bertanya apa pun kepada penjual barang online, mulai dari kualitas barang, potongan harga, kekurangan produk, pengirimannya, dan sebagainya.

6. Dropship

Dropship artinya sistem penjualan di mana penjual hanya perlu memasarkan dan menjual barang milik pihak lain tanpa perlu membelinya terlebih dahulu (menyetok barang). Dengan dropship penjualan bisa dilakukan di mana pun asalkan memiliki koneksi jaringan internet. 

Si penjual dropship (dropshipper) menghubungkan pemilik barang atau pemasok dengan pembeli. Dalam hal ini, dropshipper menjadi pihak ketiga. Setelah mendapatkan pesanan, dropshipper menghubungi pemilik barang (meneruskan pesanan) dan bartang dikirim oleh pemilik barang langsung ke alamat pembeli.


Cara kerja bisnis dropship

  • Dropshipper menentukan produk apa yang akan dijual. Cari pemasok barang yang terpercaya. Pastikan untuk menjalin hubungan yang terjalin baik guna memastikan ketersediaan stok dan update barang terbaru, termasuk soal skema pembayaran. 

  • Dropshipper memasarkan produknya ke konsumen, biasanya lewat media sosial, marketplace, dan webiste. Foto produk biasanya disediakan oleh pemasok barang. 

  • Pelanggan membeli produk yang dipromosikan dropshipper. Pembayaran dilakukan pembeli ke dropshipper. 

  • Dropshipper kemudian meneruskan pesanananya ke pemasok. Pemasok mempersiapkan barangnya, lalu pesanan dikemas dan dikirimkan dari gudang ke alamat pembeli. 

  • Bisnis dropship saat ini banyak digeluti pemilik usaha toko online. Bisnis yang relatif mudah dilakukan lantaran minim modal dan tak butuh lokasi usaha.



Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.